Pemeriksaan BIA Kini Hadir di RS Roemani, Ketahui Komposisi Tubuh Lebih Akurat Bersama Dokter Spesialis Gizi Klinis | RS Roemani
- 31 Juli 2026
- 57
Diet Sebulan Turun 10 Kg? Belum Tentu Sehat. Ini Target Berat Badan yang Justru Direkomendasikan Dokter

Di era media sosial, banyak orang tergoda dengan janji "turun 10 kg dalam 1 bulan". Video transformasi tubuh yang viral sering kali membuat kita berpikir bahwa semakin cepat berat badan turun, semakin baik hasilnya.
Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu.
Menurunkan berat badan secara drastis justru berisiko menyebabkan hilangnya massa otot, gangguan metabolisme, kekurangan nutrisi, hingga berat badan kembali naik lebih cepat (yo-yo effect). Karena itu, para ahli kesehatan lebih menyarankan penurunan berat badan yang bertahap, realistis, dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Baca juga : Obesitas Bukan Sekadar Gemuk. Diam-diam Bisa Memicu Diabetes, Serangan Jantung, hingga Stroke di Usia Muda
Secara medis, target penurunan berat badan yang aman adalah sekitar 0,5 hingga 1 kilogram per minggu, atau sekitar 2 hingga 4 kilogram per bulan.
Target ini dianggap lebih sehat karena tubuh memiliki waktu untuk beradaptasi dengan perubahan pola makan dan aktivitas fisik tanpa kehilangan terlalu banyak massa otot.
Perlu dipahami bahwa setiap orang memiliki hasil yang berbeda. Penurunan berat badan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti:
Artinya, membandingkan hasil diet dengan orang lain bukanlah cara yang tepat untuk mengukur keberhasilan.
Banyak orang merasa gagal karena angka timbangan tidak berubah banyak. Padahal, berat badan bukan satu-satunya indikator kesehatan.
Misalnya, seseorang rutin berolahraga dan menjaga pola makan. Berat badannya mungkin hanya turun 1 kilogram dalam satu bulan. Namun di saat yang sama, massa ototnya meningkat dan lemak tubuhnya berkurang cukup banyak.
Secara kesehatan, kondisi tersebut justru jauh lebih baik dibandingkan seseorang yang kehilangan banyak berat badan tetapi sebagian besar berasal dari massa otot.
Karena itu, evaluasi komposisi tubuh menjadi jauh lebih penting dibanding hanya melihat angka di timbangan.
Kini, Body Composition Analyzer (BIA) telah tersedia di Klinik Gizi Klinis RS Roemani Muhammadiyah Semarang.
Pemeriksaan BIA membantu mengetahui kondisi tubuh secara lebih lengkap, di antaranya:
Dengan hasil tersebut, dokter dan ahli gizi dapat menyusun program penurunan berat badan yang lebih tepat sesuai kondisi masing-masing pasien.
Baca juga : Pemeriksaan BIA Kini Hadir di RS Roemani, Ketahui Komposisi Tubuh Lebih Akurat Bersama Dokter Spesialis Gizi Klinis | RS Roemani
Kesalahan yang masih sering dilakukan adalah mengurangi makan secara berlebihan. Padahal, tubuh tetap membutuhkan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang seimbang. Jika asupan terlalu sedikit, tubuh justru akan memperlambat metabolisme sebagai bentuk adaptasi sehingga proses penurunan berat badan menjadi lebih sulit.
Program penurunan berat badan yang baik bukan sekadar mengurangi porsi makan, tetapi memperbaiki pola makan secara keseluruhan.
Beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan antara lain:
Konsistensi jauh lebih penting dibanding hasil yang instan.
Setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Ada yang kesulitan menurunkan berat badan karena pola makan, kurang aktivitas, gangguan hormon, hingga penyakit tertentu.
Oleh karena itu, program diet sebaiknya dilakukan dengan pendampingan tenaga kesehatan agar target yang dicapai lebih aman, efektif, dan sesuai kebutuhan tubuh.
Di Klinik Gizi Klinis RS Roemani Muhammadiyah Semarang, pasien akan mendapatkan konsultasi gizi secara menyeluruh, evaluasi pola makan, pemeriksaan Body Composition Analyzer (BIA), serta rekomendasi program nutrisi yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan target masing-masing.
Dengan mengetahui komposisi tubuh secara detail, proses penurunan berat badan dapat dipantau secara objektif, sehingga keberhasilannya tidak hanya diukur dari angka timbangan, tetapi juga dari peningkatan kualitas kesehatan secara keseluruhan.
Baca juga : Operasi Bariatrik Solusi untuk Menunjang Kesehatan dan Mengatasi Obesitas
Menurunkan berat badan bukanlah perlombaan. Target yang realistis sekitar 2 hingga 4 kilogram per bulan sudah termasuk pencapaian yang baik apabila dilakukan dengan cara yang sehat dan berkelanjutan.
Jika Sobat Roemani ingin memulai program penurunan berat badan yang aman, konsultasikan kondisi Sobat Roemani di Klinik Gizi Klinis RS Roemani bersama dr. Aulia Parvasani, Sp.GK. Didukung dengan pemeriksaan Body Composition Analyzer (BIA), dokter dan ahli gizi akan membantu menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, sehingga hasil yang diperoleh tidak hanya membuat berat badan turun, tetapi juga meningkatkan kesehatan secara menyeluruh.
Daftar dan jadwalkan konsultasimu disini : Pendaftaran Klinik Gizi
Layanan Gizi RS Roemani Semarang | Spesialis Gizi Klinis & Konsultasi Ahli Gizi
📍 Instalasi Poli Eksekutif Ibrahim Tower– RS Roemani Muhammadiyah Semarang
Jl. Wonodri No 22, Semarang
☎️ (024) 8444625 / 8444626
📱 WhatsApp Customer Service: 089531464260
📱 Marketing (rekanan & kerja sama): 0812 2691 6238
📅Cek jadwal Poliklinik RS Roemani
📅 Pendaftaran Online RS Roemani
Buka
Senin - Sabtu 07.00 - 21.00
RS Roemani Muhammadiyah Semarang
Rumah Sehat Keluarga Islami.
Tidak ada Komentar