Flu Tak Kunjung Sembuh? Kenali Tanda yang Perlu Diwaspadai dan Kapan Harus ke Dokter
- 01 Oktober 2026
- 110
Sobat Roemani, pernah merasa jantung tiba-tiba berdebar, berdetak tidak beraturan, atau tubuh lebih cepat lelah dari biasanya?Padahal, keluhan seperti jantung berdebar, mudah lelah, pusing, hingga sesak napas juga dapat muncul pada atrial fibrilasi (AF), salah satu jenis gangguan irama jantung yang membuatnya perlu diperhatikan, atrial fibrilasi tidak selalu menimbulkan gejala. Seseorang bisa saja merasa baik-baik saja, tetapi memiliki irama jantung yang tidak normal.
Atrial fibrilasi adalah gangguan irama jantung ketika serambi jantung atau atrium berdetak secara tidak teratur.
Dalam kondisi normal, jantung memiliki sistem listrik yang mengatur irama dan koordinasi setiap denyut. Pada atrial fibrilasi, aktivitas listrik di serambi jantung menjadi tidak teratur sehingga denyut jantung dapat menjadi cepat dan tidak beraturan.
Atrial fibrilasi termasuk salah satu jenis aritmia yang paling sering ditemukan. Kondisi ini dapat terjadi secara hilang timbul maupun menetap. Risikonya juga cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.
Masalahnya, tidak semua orang dengan atrial fibrilasi merasakan jantungnya berdebar.
Sebagian orang baru mengetahui kondisi tersebut ketika menjalani pemeriksaan kesehatan atau ketika diperiksa karena kondisi lain.

Gejala atrial fibrilasi dapat berbeda pada setiap orang. Bahkan, sebagian orang tidak mengalami gejala sama sekali. Beberapa keluhan yang dapat muncul antara lain:
American Heart Association juga mencatat bahwa sebagian orang dengan atrial fibrilasi tidak mengalami gejala dan kondisi tersebut baru ditemukan melalui pemeriksaan.
Jadi, kalau belakangan muncul keluhan “kok sekarang gampang capek?”, jangan langsung menyimpulkan penyebabnya hanya karena kurang istirahat atau aktivitas sedang padat.
Keluhan tersebut memang tidak otomatis berarti ada gangguan jantung. Namun, jika muncul berulang, semakin berat, atau disertai jantung berdebar, sesak, pusing, maupun denyut yang terasa tidak teratur, sebaiknya dilakukan pemeriksaan.
Atrial fibrilasi bukan sekadar masalah irama jantung.
Ketika serambi jantung berdetak tidak teratur, aliran darah di dalam jantung dapat menjadi tidak optimal. Kondisi ini dapat menyebabkan darah lebih mudah menggenang dan membentuk bekuan darah.
Jika bekuan tersebut terbawa aliran darah menuju otak dan menyumbat pembuluh darah, dapat terjadi stroke.
Menurut data yang disampaikan InaHRS/PERITMI, pasien dengan atrial fibrilasi memiliki risiko stroke sekitar lima kali lebih tinggi dibandingkan orang tanpa atrial fibrilasi.
American Heart Association juga menyebutkan bahwa orang dengan atrial fibrilasi memiliki risiko stroke hingga hampir lima kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengalami AFib.
Inilah alasan mengapa atrial fibrilasi perlu dikenali dan ditangani dengan tepat.
Atrial fibrilasi dapat terjadi pada berbagai usia. Namun, beberapa kondisi dapat meningkatkan risikonya. Di antaranya:
Karena itu, menjaga tekanan darah, berat badan, kadar gula dan kolesterol, aktivitas fisik, kualitas tidur, serta tidak merokok menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung.
Karena gejalanya tidak selalu muncul, pemeriksaan menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi irama jantung. Dokter dapat melakukan pemeriksaan berdasarkan keluhan, riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Salah satu pemeriksaan yang umum digunakan adalah elektrokardiogram (EKG) untuk merekam aktivitas listrik jantung.
Jika gangguan irama muncul secara hilang timbul dan tidak tertangkap saat pemeriksaan EKG biasa, dokter dapat mempertimbangkan pemeriksaan pemantauan irama jantung seperti Holter monitor dalam jangka waktu tertentu. Pemeriksaan lain dapat dilakukan sesuai kondisi pasien, seperti:
Perangkat seperti smartwatch juga dapat membantu memberikan informasi mengenai pola denyut jantung yang tidak teratur. Namun, hasil dari perangkat tersebut tidak menggantikan diagnosis dokter. Jika muncul notifikasi atau hasil yang mencurigakan, tetap diperlukan evaluasi medis.
Bisa. Penanganan atrial fibrilasi disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Tujuannya dapat meliputi:
Dokter dapat mempertimbangkan obat-obatan tertentu, termasuk obat untuk mengontrol denyut atau irama jantung dan obat antikoagulan untuk menurunkan risiko pembekuan darah pada pasien tertentu. Pada kondisi tertentu, tindakan seperti kardioversi atau ablasi juga dapat dipertimbangkan.
Jangan mengonsumsi atau menghentikan obat jantung sendiri. Pilihan pengobatan perlu ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi dan risiko masing-masing pasien.
Sobat Roemani, atrial fibrilasi bisa datang dengan gejala yang terasa sederhana, bahkan bisa tidak menimbulkan keluhan sama sekali. Itulah mengapa kita perlu lebih peka terhadap perubahan tubuh.
Jika jantung mulai sering berdebar, denyut terasa tidak teratur, mudah lelah padahal aktivitas biasa, sering pusing, atau napas terasa lebih pendek, jangan langsung menganggapnya sebagai kecapekan biasa.
Terlebih jika Sobat memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, obesitas, penyakit jantung, sleep apnea, atau riwayat keluarga dengan gangguan irama jantung.
Pemeriksaan oleh dokter dapat membantu mengetahui apakah keluhan tersebut berkaitan dengan gangguan irama jantung atau kondisi lainnya.
Selain pemeriksaan ketika muncul keluhan, Medical Check Up (MCU) juga dapat menjadi bagian dari upaya mengenali kondisi kesehatan dan faktor risiko sejak lebih awal.
Jangan menunda mencari pertolongan medis jika jantung berdebar atau gangguan irama disertai:
Gejala seperti kelemahan satu sisi tubuh, wajah mencong, dan gangguan bicara dapat menjadi tanda stroke dan membutuhkan pertolongan segera.
Sobat Roemani tidak harus menunggu sampai muncul keluhan berat untuk mulai memperhatikan kesehatan jantung.
Bagi Sobat yang ingin mengetahui kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh, MCU di RS Roemani juga dapat menjadi pilihan pemeriksaan kesehatan berkala sesuai kebutuhan dan faktor risiko masing-masing.
Jantung sehat bukan hanya tentang berdetak, tetapi juga tentang irama yang perlu dijaga.
📍 Instalasi Poli Eksekutif Ibrahim Tower– RS Roemani Muhammadiyah Semarang
Jl. Wonodri No 22, Semarang
☎️ (024) 8444625 / 8444626
📱 WhatsApp Customer Service: 089531464260
📱 Marketing (rekanan & kerja sama): 0812 2691 6238
📅Cek jadwal Poliklinik RS Roemani
📅 Pendaftaran Online RS Roemani
Buka
Senin - Sabtu 07.00 - 14.00
RS Roemani Muhammadiyah
Rumah Sehat Keluarga Islami
Tidak ada Komentar