Waspada! Kebiasaan Kecil Ini Ternyata Menjadi Musuh Utama Kesehatan Ginjal

Oleh: Amaliarf 25 Mei 2026 14:47:12
0 Komentar 46 Penonton

Kontributor : Zulfatus Tsuroya 


Banyak orang baru tahu ginjalnya bermasalah setelah harus rutin cuci darah. Padahal sebelumnya tidak ada gejala yang jelas. Tidak sakit, tidak pusing, semua tampak baik baik saja.
Inilah yang menjadikan penyakit ginjal begitu berbahaya, ia datang diam diam. Penyebabnya sering kali adalah kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari.
Contohnya minum kopi lebih banyak dari air putih, menahan buang air kecil saat sibuk, atau rutin minum obat nyeri tanpa resep dokter

Kenapa Ginjal Bisa Rusak Tanpa Kita Sadari?

Ginjal adalah organ yang bisa terus bekerja meski fungsinya sudah berkurang separuh, bahkan lebih. Itulah mengapa kerusakan ginjal sering tidak terdeteksi sampai kondisinya sudah cukup berat. Sebelum membahas apa saja kebiasaan yang merusaknya penting untuk tahu dulu apa saja fungsi ginjal bagi tubuh kita.

6 Fungsi Penting Ginjal dalam Tubuh

Ginjal merupakan organ vital yang bekerja setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuh. Fungsi utamanya meliputi:

  1. Menyaring darah dari racun dan zat sisa
  2. Mengatur keseimbangan cairan tubuh
  3. Menjaga tekanan darah tetap normal
  4. Membantu pembentukan sel darah merah
  5. Menjaga kesehatan dan kekuatan tulang
  6. Membuang limbah melalui urine

Jaga kesehatan ginjal dengan minum cukup air, makan bergizi, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta menghindari rokok dan alkohol.

Yuk, kenali kebiasaan apa saja yang harus kita ubah mulai sekarang!

Kebiasaan Kecil yang Bisa Merusak Ginjal

1. Sering Menahan Buang Air Kecil

Bagi Sobat Roemani yang seringkali menahan pipis karena tanggung sedang bekerja atau malas ke toilet, hati-hati! Urine adalah cairan kotor sisa pembuangan tubuh yang mengandung banyak bakteri. Apabila ditahan terlalu lama, bakteri ini dapat berkembang biak dengan cepat dan bisa naik hingga ke ginjal. Akibatnya, Anda bisa terkena Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau infeksi ginjal.

2. Jarang Minum Air Putih

Ginjal kita membutuhkan air putih yang cukup untuk melarutkan dan membuang racun keluar dari tubuh. Kalau kita kurang minum, urine akan menjadi sangat pekat dan berwarna kuning tua. Endapan kotoran yang tidak terbuang ini lama kelamaan dapat mengeras dan membentuk batu ginjal yang menyumbat saluran kencing. Cukup minum 8 gelas air putih sehari sudah sangat membantu ginjal bekerja dengan baik.

3. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Tinggi Garam, Gula, dan Makanan Olahan

Makanan instan, camilan kemasan, makanan cepat saji, serta minuman manis seperti es kopi susu dan boba mengandung garam dan gula yang tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko hipertensi, obesitas, dan diabetes, yang merupakan faktor utama penyebab kerusakan ginjal dan gagal ginjal kronis. Selain itu, berbagai zat tambahan dalam makanan olahan juga dapat memperberat kerja ginjal dalam jangka panjang.

4. Minum Obat Pereda Nyeri Tanpa Anjuran  Dokter

Pusing sedikit minum obat, pegal sedikit langsung minum obat antinyeri yang bisa dibeli bebas di warung atau apotek. Mengonsumsi obat pereda nyeri (seperti jenis ibuprofen atau obat asam urat/nyeri sendi tertentu) dalam jangka panjang tanpa aturan dokter dapat mengurangi aliran darah ke ginjal secara mendadak. Kebiasaan ini sangat berbahaya dan dapat memicu gagal ginjal akut. 

5. Merokok

Zat-zat berbahaya yang terkandung di dalam rokok dapat merusak pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah di ginjal. Perokok juga lebih mudah terkena tekanan darah tinggi, yang merupakan salah satu penyebab terbesar gagal ginjal di Indonesia. Berhenti merokok adalah salah satu langkah terbaik untuk melindungi ginjal.

6. Kurang Bergerak Setiap Hari

Duduk seharian tanpa aktivitas membuat gula darah dan tekanan darah sulit terkontrol. Hal ini dapat berpengaruh langsung pada kesehatan ginjal.

Apa yang Bisa Kita Lakukan Mulai Hari Ini?

Kabar baiknya, sebagian besar kerusakan ginjal akibat gaya hidup bisa dicegah. Tidak perlu perubahan besar sekaligus, cukup mulai dari langkah kecil ini:

Tips Menjaga Ginjal Tetap Sehat:

  1. Cukupi air putih: Minum 2 liter air putih atau sekitar 8 gelas setiap hari
  2. Kurangi garam dan penyedap: Batasi makanan instan, mie instan, dan camilan yang mengandung tinggi garam
  3. Jangan malas ke toilet: Jangan pernah menahan buang air kecil jika sudah terasa
  4. Pahami aturan obat: Jangan minum obat atau suplemen sembarangan tanpa petunjuk dan dosis yang jelas
  5. Aktif bergerak: Sempatkan berjalan kaki atau berolahraga ringan supaya aliran darah tetap lancar
  6. Berhenti merokok dan hindari minuman beralkohol
  7. Rutin cek tekanan darah dan gula darah : terutama jika ada riwayat kencing manis, darah tinggi, atau obesitas dalam keluarga.

Jangan tunggu hingga fungsi ginjal menurun dan memerlukan cuci darah. Penyakit ginjal sering berkembang tanpa gejala yang jelas, sehingga deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah komplikasi yang lebih berat.

Bagi Sobat Roemani yang memiliki riwayat hipertensi, diabetes, obesitas, atau sering mengalami keluhan seperti nyeri pinggang, bengkak pada kaki, perubahan frekuensi buang air kecil, hingga batu saluran kemih, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kesehatan ginjal.

RS Roemani Muhammadiyah Semarang menyediakan layanan terpadu untuk kesehatan ginjal melalui Poliklinik Ginjal-Hipertensi dan Poliklinik Urologi yang didukung dokter spesialis berpengalaman. Bagi pasien yang membutuhkan terapi pengganti ginjal, tersedia pula Layanan Hemodialisis (HD) RS Roemani dengan fasilitas yang nyaman dan pelayanan yang profesional.

Jaga kesehatan ginjal sebelum terlambat. Konsultasikan kondisi Sobat Roemani sekarang dan lakukan pemeriksaan sejak dini untuk menjaga kualitas hidup tetap optimal.

Lokasi dan Informasi Layanan

📍 Instalasi Poliklinik – RS Roemani Muhammadiyah Semarang
Jl. Wonodri No 22, Semarang
☎️ (024) 8444625 / 8444626
📱 WhatsApp Customer Service: 089531464260

📅Cek jadwal Poliklinik RS Roemani

📅 Pendaftaran Online RS Roemani


Buka
Senin - Jumat     07.00 - 21.00
Sabtu                  07.00 - 19.00


Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang

Rumah Sehat Keluarga Islami

 

 

Referensi

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Waspada penyakit ginjal, kenali ciri dan cara pencegahan. Kemenkes RI. Diakses dari https://kemkes.go.id/id/waspada-penyakit-ginjal-kenali-ciri-dan-cara-pencegahan 

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Hidup berkualitas dengan mencegah dan mengendalikan penyakit ginjal. Ayo Sehat Kemenkes RI. Diakses dari https://ayosehat.kemkes.go.id/hidup-berkualitas-dengan-mencegah-dan-mengendalikan-penyakit-ginjal 

Al-Hannaniey, M. F., & Wirawanda, Y. (2025). Faktor gaya hidup dan kejadian gagal ginjal kronik. Jurnal Ners Generation, 4(2), 209–215. Diakses dari https://jurnal.umb.ac.id/index.php/ng/article/download/8470/4954 

Rahmi, M., Anggriani, Y., & Sarnianto, P. (2025). Article review: Faktor risiko terjadinya gagal ginjal kronik di Indonesia. Jurnal Farmasi SYIFA. Diakses dari https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/646 

Tags:
kesehatan ginjal cara menjaga kesehatan ginjal sering menahan kencing makanan penyebab gagal ginjal cuci darah

Tidak ada Komentar

Komentar Baru