Daging Kambing dan Daging Sapi, Benarkah Selalu Bikin Kolesterol dan Darah Tinggi? I RS Roemani
- 26 Mei 2026
- 400
Kontributor : Zulfatus Tsuroya

Ginjal adalah organ yang bisa terus bekerja meski fungsinya sudah berkurang separuh, bahkan lebih. Itulah mengapa kerusakan ginjal sering tidak terdeteksi sampai kondisinya sudah cukup berat. Sebelum membahas apa saja kebiasaan yang merusaknya penting untuk tahu dulu apa saja fungsi ginjal bagi tubuh kita.

6 Fungsi Penting Ginjal dalam Tubuh
Ginjal merupakan organ vital yang bekerja setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuh. Fungsi utamanya meliputi:
Jaga kesehatan ginjal dengan minum cukup air, makan bergizi, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta menghindari rokok dan alkohol.

1. Sering Menahan Buang Air Kecil
Bagi Sobat Roemani yang seringkali menahan pipis karena tanggung sedang bekerja atau malas ke toilet, hati-hati! Urine adalah cairan kotor sisa pembuangan tubuh yang mengandung banyak bakteri. Apabila ditahan terlalu lama, bakteri ini dapat berkembang biak dengan cepat dan bisa naik hingga ke ginjal. Akibatnya, Anda bisa terkena Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau infeksi ginjal.
2. Jarang Minum Air Putih
Ginjal kita membutuhkan air putih yang cukup untuk melarutkan dan membuang racun keluar dari tubuh. Kalau kita kurang minum, urine akan menjadi sangat pekat dan berwarna kuning tua. Endapan kotoran yang tidak terbuang ini lama kelamaan dapat mengeras dan membentuk batu ginjal yang menyumbat saluran kencing. Cukup minum 8 gelas air putih sehari sudah sangat membantu ginjal bekerja dengan baik.
3. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Tinggi Garam, Gula, dan Makanan Olahan
Makanan instan, camilan kemasan, makanan cepat saji, serta minuman manis seperti es kopi susu dan boba mengandung garam dan gula yang tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko hipertensi, obesitas, dan diabetes, yang merupakan faktor utama penyebab kerusakan ginjal dan gagal ginjal kronis. Selain itu, berbagai zat tambahan dalam makanan olahan juga dapat memperberat kerja ginjal dalam jangka panjang.
4. Minum Obat Pereda Nyeri Tanpa Anjuran Dokter
Pusing sedikit minum obat, pegal sedikit langsung minum obat antinyeri yang bisa dibeli bebas di warung atau apotek. Mengonsumsi obat pereda nyeri (seperti jenis ibuprofen atau obat asam urat/nyeri sendi tertentu) dalam jangka panjang tanpa aturan dokter dapat mengurangi aliran darah ke ginjal secara mendadak. Kebiasaan ini sangat berbahaya dan dapat memicu gagal ginjal akut.
5. Merokok
Zat-zat berbahaya yang terkandung di dalam rokok dapat merusak pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah di ginjal. Perokok juga lebih mudah terkena tekanan darah tinggi, yang merupakan salah satu penyebab terbesar gagal ginjal di Indonesia. Berhenti merokok adalah salah satu langkah terbaik untuk melindungi ginjal.
6. Kurang Bergerak Setiap Hari
Duduk seharian tanpa aktivitas membuat gula darah dan tekanan darah sulit terkontrol. Hal ini dapat berpengaruh langsung pada kesehatan ginjal.
Kabar baiknya, sebagian besar kerusakan ginjal akibat gaya hidup bisa dicegah. Tidak perlu perubahan besar sekaligus, cukup mulai dari langkah kecil ini:
Tips Menjaga Ginjal Tetap Sehat:
Jangan tunggu hingga fungsi ginjal menurun dan memerlukan cuci darah. Penyakit ginjal sering berkembang tanpa gejala yang jelas, sehingga deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah komplikasi yang lebih berat.
Bagi Sobat Roemani yang memiliki riwayat hipertensi, diabetes, obesitas, atau sering mengalami keluhan seperti nyeri pinggang, bengkak pada kaki, perubahan frekuensi buang air kecil, hingga batu saluran kemih, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kesehatan ginjal.
RS Roemani Muhammadiyah Semarang menyediakan layanan terpadu untuk kesehatan ginjal melalui Poliklinik Ginjal-Hipertensi dan Poliklinik Urologi yang didukung dokter spesialis berpengalaman. Bagi pasien yang membutuhkan terapi pengganti ginjal, tersedia pula Layanan Hemodialisis (HD) RS Roemani dengan fasilitas yang nyaman dan pelayanan yang profesional.
Jaga kesehatan ginjal sebelum terlambat. Konsultasikan kondisi Sobat Roemani sekarang dan lakukan pemeriksaan sejak dini untuk menjaga kualitas hidup tetap optimal.
📍 Instalasi Poliklinik – RS Roemani Muhammadiyah Semarang
Jl. Wonodri No 22, Semarang
☎️ (024) 8444625 / 8444626
📱 WhatsApp Customer Service: 089531464260
📅Cek jadwal Poliklinik RS Roemani
📅 Pendaftaran Online RS Roemani
Buka
Senin - Jumat 07.00 - 21.00
Sabtu 07.00 - 19.00
Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang
Rumah Sehat Keluarga Islami
Referensi
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Waspada penyakit ginjal, kenali ciri dan cara pencegahan. Kemenkes RI. Diakses dari https://kemkes.go.id/id/waspada-penyakit-ginjal-kenali-ciri-dan-cara-pencegahan
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Hidup berkualitas dengan mencegah dan mengendalikan penyakit ginjal. Ayo Sehat Kemenkes RI. Diakses dari https://ayosehat.kemkes.go.id/hidup-berkualitas-dengan-mencegah-dan-mengendalikan-penyakit-ginjal
Al-Hannaniey, M. F., & Wirawanda, Y. (2025). Faktor gaya hidup dan kejadian gagal ginjal kronik. Jurnal Ners Generation, 4(2), 209–215. Diakses dari https://jurnal.umb.ac.id/index.php/ng/article/download/8470/4954
Rahmi, M., Anggriani, Y., & Sarnianto, P. (2025). Article review: Faktor risiko terjadinya gagal ginjal kronik di Indonesia. Jurnal Farmasi SYIFA. Diakses dari https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/JFS/article/view/646
Tidak ada Komentar