GERD dan Serangan Jantung Tidak Berkaitan, Ini Perbedaannya yang Perlu Dipahami !!

Oleh: Amaliarf 24 Februari 2026 11:10:22
0 Komentar 284 Penonton

Beredar anggapan bahwa GERD dapat menyebabkan serangan jantung. Informasi ini keliru. GERD dan serangan jantung adalah dua kondisi medis yang berbeda dan tidak saling menyebabkan. Meski begitu, keduanya memang bisa menimbulkan gejala yang mirip, terutama nyeri dada dan rasa tidak nyaman di dada.

Memahami perbedaan GERD dan serangan jantung penting agar masyarakat tidak salah menafsirkan gejala, serta dapat mengambil langkah medis yang tepat dan cepat.

Apa Itu GERD?

Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD adalah gangguan pencernaan kronis yang terjadi saat asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus). Kondisi ini dapat menimbulkan sensasi terbakar di dada, nyeri ulu hati, rasa asam di mulut, hingga gangguan menelan.

GERD perlu ditangani dengan baik karena jika dibiarkan dapat menyebabkan iritasi kronis pada kerongkongan dan komplikasi saluran cerna lainnya.

Apa Itu Serangan Jantung?

Serangan jantung atau infark miokard adalah kondisi gawat darurat medis yang terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhambat atau terhenti secara tiba-tiba. Penyebab utamanya adalah penyumbatan pembuluh darah koroner yang menghalangi suplai oksigen ke jantung.

Tanpa penanganan cepat, serangan jantung dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan jantung hingga berujung pada kematian.

Apakah GERD Berkaitan dengan Serangan Jantung?

Jawabannya tidak. GERD tidak menyebabkan serangan jantung, dan sebaliknya. Kesalahpahaman sering muncul karena keduanya dapat menimbulkan nyeri dada.

Perbedaannya terletak pada sistem tubuh yang terdampak:

  • GERD berkaitan dengan gangguan sistem pencernaan
  • Serangan jantung berkaitan dengan gangguan sistem kardiovaskular

Penyebab GERD

GERD terjadi akibat gangguan pada katup esofagus bawah atau Lower Esophageal Sphincter (LES) yang seharusnya mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Beberapa faktor yang dapat memicu GERD antara lain:

  • Obesitas
  • Pola makan tidak sehat dan kebiasaan makan berlebihan
  • Konsumsi makanan berlemak, pedas, asam, dan berkafein
  • Stres dan kondisi psikologis
  • Faktor usia
  • Konsumsi obat tertentu seperti NSAIDs

Penyebab Serangan Jantung

Serangan jantung terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah koroner. Faktor risiko yang berperan antara lain:

  • Penyakit jantung koroner
  • Kadar kolesterol LDL tinggi
  • Tekanan darah tinggi
  • Kebiasaan merokok
  • Diabetes melitus
  • Obesitas dan kurang aktivitas fisik
  • Stres berkepanjangan
  • Riwayat keluarga dan usia lanjut

Gejala GERD yang Umum Terjadi

Beberapa gejala khas GERD meliputi:

  • Sensasi terbakar di dada atau heartburn, terutama setelah makan atau saat berbaring
  • Regurgitasi atau naiknya isi lambung ke kerongkongan
  • Rasa asam atau pahit di mulut
  • Sulit menelan atau rasa makanan tersangkut
  • Nyeri dada non-kardiak
  • Sensasi seperti ada benjolan di tenggorokan

Gejala Serangan Jantung yang Perlu Diwaspadai

Gejala serangan jantung umumnya meliputi:

  • Nyeri atau tekanan di dada seperti ditekan atau dicengkeram
  • Nyeri menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, punggung, atau perut bagian atas
  • Sesak napas

Gejala tambahan yang sering menyertai antara lain:

  • Keringat dingin tiba-tiba
  • Mual atau muntah
  • Pusing atau hampir pingsan
  • Kelelahan berat tanpa sebab jelas

Pada sebagian orang, terutama lansia dan penderita diabetes, serangan jantung dapat terjadi dengan gejala ringan atau tanpa gejala yang jelas.


Kapan Harus Segera ke Dokter?

Segera periksa ke fasilitas kesehatan jika Anda mengalami:

  • Nyeri dada hebat seperti ditekan
  • Nyeri menjalar ke lengan kiri atau rahang
  • Sesak napas mendadak
  • Keringat dingin disertai mual
  • Nyeri dada yang berulang lebih dari dua minggu
  • Sensasi terbakar di dada setelah makan yang tidak kunjung membaik

Konsultasi GERD dan Jantung di RS Roemani Muhammadiyah Semarang

Nyeri dada tidak boleh diabaikan karena dapat berasal dari gangguan pencernaan maupun gangguan jantung. Keduanya membutuhkan penanganan medis yang tepat dan tidak bisa didiagnosis sendiri.

RS Roemani Muhammadiyah Semarang menyediakan layanan konsultasi dokter penyakit dalam serta fasilitas pemeriksaan penunjang yang lengkap untuk membantu menegakkan diagnosis GERD maupun penyakit jantung. Deteksi dini dapat mencegah komplikasi dan membantu terapi yang lebih efektif.


Lokasi dan Informasi Layanan

📍 Instalasi Poli Rawat jalan – RS Roemani Muhammadiyah Semarang
Jl. Wonodri No 22, Semarang
☎️ (024) 8444625 / 8444626
📱 WhatsApp Customer Service: 089531464260

📅Cek jadwal Poliklinik RS Roemani

📅 Pendaftaran Online RS Roemani


Buka

Senin - Jumat     07.00 - 21.00

Sabtu                  07.00 - 19.00


Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang

Rumah Sehat Keluarga Islami

Tags:
perbedaan GERD dan serangan jantung gejala GERD gejala serangan jantung GERD dan serangan jantung nyeri dada GERD Dokter Jantung semarang

Tidak ada Komentar

Komentar Baru