Roemani News: RS Roemani Gandeng Puskesmas Srondol, Hadirkan Cek Kesehatan Gratis di Halal Bihalal PRM Padangsari
- 20 April 2026
- 80

Masalah gizi buruk dalam bentuk stunting masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Data terbaru dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan bahwa sekitar 19,8 persen anak di bawah lima tahun mengalami stunting, meskipun angka ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya dan berada di bawah standar WHO (<20 persen), jumlahnya tetap signifikan.
Artinya hampir 1 dari setiap 5 anak bisa mengalami pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif yang terhambat karena kekurangan gizi di masa awal kehidupannya. Di beberapa daerah seperti Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Barat, prevalensi stunting bahkan masih jauh lebih tinggi, menembus 30 persen atau lebih, menunjukkan disparitas besar antarwilayah.
Kekhawatiran ini bukan sekadar angka. Anak yang mengalami stunting di masa awal hidupnya berisiko mengalami gangguan perkembangan otak, kemampuan belajar yang lebih rendah, serta masalah kesehatan jangka panjang yang berdampak pada kualitas hidup dan produktivitas di masa dewasa.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemberian MP-ASI bergizi, seperti buah-buahan, sayuran, dan sumber protein hewani yang tepat, dapat membantu pembentukan jaringan tubuh, perkembangan otak, serta mencegah kekurangan zat gizi penting yang berisiko menyebabkan stunting sejak dini.
Pemberian MP-ASI yang tepat mulai usia 6 bulan bukan hanya soal makan lebih banyak. Ini tentang memberikan nutrisi yang tepat dan beragam untuk memastikan tumbuh kembang anak optimal dan membantu menekan risiko stunting sejak awal.
Berikut ini adalah rekomendasi makanan untuk bayi usia 6 bulan ke atas yang dapat membantu mencegah terjadinya stunting.

1. Buah-buahan
Buah-buahan merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi karena mengandung vitamin C, asam folat, dan kalium. Zat gizi tersebut berperan dalam mendukung pembentukan jaringan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menunjang pertumbuhan bayi secara optimal.
Beberapa buah yang direkomendasikan untuk MP-ASI antara lain jeruk dan beri sebagai sumber vitamin C, serta pisang, alpukat, dan mangga yang kaya asam folat dan kalium. Buah sebaiknya disajikan dalam bentuk lumat atau puree agar mudah dicerna bayi.
2. Sayuran
Sayuran merupakan makanan alami yang kaya akan vitamin dan mineral serta rendah lemak dan kalori. Pemberian sayuran sejak dini sangat penting untuk menjaga kesehatan bayi dan mendukung sistem imunnya.
Sayuran seperti brokoli, wortel, labu, bayam, dan kacang polong mengandung vitamin A, vitamin C, serat, kalium, dan asam folat. Kandungan nutrisi tersebut membantu menjaga kesehatan pencernaan, mendukung pertumbuhan sel, serta melindungi bayi dari infeksi.

3. Daging Tanpa Lemak
Untuk bayi usia 6 bulan ke atas, protein hewani sangat dibutuhkan karena ASI saja tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan zat gizi bayi. Daging tanpa lemak, seperti daging sapi has dan dada ayam tanpa kulit, merupakan sumber protein, zat besi, zinc, serta vitamin B12 dan vitamin B kompleks.
Sebagai bagian dari MP-ASI, daging tanpa lemak berperan penting dalam mencegah anemia dan mendukung pertumbuhan fisik serta perkembangan otak bayi. Daging sebaiknya dimasak hingga empuk dan dihaluskan sesuai tekstur MP-ASI.
4. Telur Kaya Omega-3
Telur merupakan sumber protein hewani yang mudah diolah dan kaya nutrisi. Telur yang diperkaya omega-3 mengandung DHA yang berperan penting dalam perkembangan otak dan sistem saraf bayi.
Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi telur omega-3 dapat meningkatkan kadar DHA tanpa memengaruhi kolesterol jahat, sehingga aman diberikan kepada bayi usia 6 bulan ke atas dengan pengolahan yang tepat dan matang sempurna.
5. Ikan Laut
Ikan laut merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Kandungan asam lemak omega-3 (DHA dan EPA) pada ikan laut berperan penting dalam perkembangan otak, sistem saraf, dan fungsi penglihatan bayi.
Selain itu, ikan laut juga mengandung vitamin D, vitamin B12, dan mineral yodium yang membantu menjaga kesehatan tulang, pembentukan sel darah merah, serta fungsi saraf. Pilih ikan laut yang rendah merkuri dan sajikan dalam bentuk yang aman untuk bayi.
Pentingnya MP-ASI Tepat
Memenuhi kebutuhan gizi bayi sejak usia 6 bulan adalah investasi penting bagi masa depannya. MP-ASI yang tepat, bergizi, dan sesuai tahap usia membantu mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta menurunkan risiko stunting sejak dini. Setiap anak memiliki kebutuhan dan kondisi tumbuh kembang yang berbeda, sehingga pendampingan dan pemantauan secara berkala menjadi hal yang tidak kalah penting.
Dengan pemilihan makanan yang tepat dan dukungan tenaga medis, orang tua dapat lebih tenang memastikan tumbuh kembang buah hati berjalan optimal sesuai usianya.
Baca juga Jangan Cium Anak Sembarangan, Resiko Tertular Penyakit
Oleh : Fauzi Achmadan
Editor : Amaliarf
📍 Instalasi Poli Rawat Jalan – RS Roemani Muhammadiyah Semarang
Jl. Wonodri No 22, Semarang
☎️ (024) 8444625 / 8444626
📱 WhatsApp Customer Service: 089531464260
📅Cek jadwal Poliklinik RS Roemani
📅 Pendaftaran Online RS Roemani
Senin - Jumat 07.00 - 21.00
Sabtu 07.00 - 19.00
Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang
Rumah Sehat Keluarga Islami
Simak video berikut
Sumber
Tidak ada Komentar