Campak pada Orang Dewasa. Gejala, Risiko Komplikasi, dan Kapan Harus ke Dokter

Oleh: Amaliarf 06 Maret 2026 12:57:32
0 Komentar 7.9K Penonton

Banyak orang mengira campak hanya menyerang anak-anak. Padahal kenyataannya, orang dewasa juga bisa terkena campak, terutama jika belum pernah mendapatkan vaksin atau belum pernah terinfeksi sebelumnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan kasus campak juga ditemukan pada remaja dan orang dewasa, terutama di wilayah dengan cakupan imunisasi yang menurun.

Karena itu, penting untuk memahami gejala campak pada orang dewasa, risiko komplikasinya, serta langkah pencegahan yang tepat.

Baca juga artikel utama: Kasus Campak 2026 di Indonesia Melonjak, Puluhan KLB Terjadi – Kenali Gejala dan Pencegahannya

Apakah Orang Dewasa Bisa Terkena Campak?

Ya, orang dewasa tetap bisa terkena campak. Risiko ini lebih tinggi pada orang yang:

  • Belum pernah mendapatkan vaksin campak (MR/MMR)
  • Tidak memiliki riwayat campak saat kecil
  • Tinggal atau bepergian ke daerah dengan wabah campak
  • Memiliki sistem imun yang lemah

Virus campak sangat mudah menular melalui percikan batuk atau bersin dari penderita.

Seseorang bahkan dapat menularkan virus sebelum ruam muncul, sehingga penyebarannya sering terjadi tanpa disadari.

Gejala Campak pada Orang Dewasa

Gejala campak pada orang dewasa umumnya mirip dengan yang terjadi pada anak, tetapi sering terasa lebih berat.

Beberapa gejala yang sering muncul antara lain:

1. Demam Tinggi. Demam biasanya menjadi gejala pertama.

Suhu tubuh bisa mencapai 39–40°C dan sering disertai rasa lemas, sakit kepala, dan nyeri otot.

2. Batuk, Pilek, dan Sakit Tenggorokan

Campak sering diawali dengan gejala seperti flu, misalnya:

  • Batuk kering
  • Pilek
  • Tenggorokan tidak nyaman

Karena mirip infeksi saluran napas biasa, banyak orang tidak menyadari bahwa itu adalah campak.

3. Mata Merah dan Sensitif Terhadap Cahaya

Peradangan pada mata sering terjadi pada penderita campak.

Gejalanya meliputi:

  • Mata merah
  • Mata berair
  • Sensitif terhadap cahaya

4. Bintik Putih di Dalam Mulut

Beberapa hari sebelum ruam muncul, biasanya terdapat bintik putih kecil di bagian dalam pipi yang disebut Koplik spot, Ini merupakan tanda khas infeksi campak.

5. Ruam Merah pada Kulit

Setelah beberapa hari demam, akan muncul ruam merah pada kulit.

Ruam biasanya:

  • Berawal dari wajah atau belakang telinga
  • Menyebar ke leher, dada, dan seluruh tubuh
  • Bertahan selama beberapa hari

Mengapa Campak pada Orang Dewasa Lebih Berbahaya?

Campak pada orang dewasa sering menimbulkan komplikasi yang lebih serius dibandingkan pada anak.

Beberapa komplikasi yang dapat terjadi antara lain:

  • Pneumonia (radang paru)
  • Infeksi telinga
  • Radang otak (ensefalitis)
  • Dehidrasi akibat diare
  • Gangguan fungsi hati

Pada kasus tertentu, komplikasi ini dapat memerlukan perawatan di rumah sakit.

Untuk memahami risiko komplikasi lebih lanjut, baca juga artikel berikut:
Mengapa Campak Berbahaya? Kenali Risiko Komplikasi yang Mengancam Anak

Siapa yang Paling Berisiko Terkena Campak Saat Dewasa?

Beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami campak, yaitu:

  • Orang yang belum pernah imunisasi campak
  • Tenaga kesehatan yang sering kontak dengan pasien
  • Orang dengan sistem imun lemah
  • Ibu hamil
  • Orang yang bepergian ke daerah dengan wabah campak
  • Pada ibu hamil, infeksi campak dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur dan komplikasi kehamilan.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Segera periksakan diri jika mengalami gejala berikut:

  • Demam tinggi lebih dari 3 hari
  • Muncul ruam merah di kulit
  • Batuk dan pilek disertai mata merah
  • Tubuh sangat lemas

Pemeriksaan medis penting untuk memastikan diagnosis dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Cara Mencegah Campak pada Orang Dewasa

Pencegahan campak yang paling efektif adalah vaksinasi.

Orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin campak dapat berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan vaksin MR atau MMR.

Selain vaksinasi, langkah pencegahan lainnya meliputi:

  • Menghindari kontak dengan penderita
  • Menjaga kebersihan tangan
  • Menggunakan masker saat sakit
  • Menjaga daya tahan tubuh

Jangan Anggap Campak Hanya Penyakit Anak

Campak bukan hanya penyakit pada anak. Orang dewasa juga bisa terinfeksi dan bahkan berisiko mengalami komplikasi yang lebih serius.
Mengenali gejala sejak dini serta melakukan pencegahan melalui vaksinasi dapat membantu melindungi diri sendiri dan orang di sekitar dari penyebaran penyakit ini.
Jika mengalami demam tinggi disertai ruam dan gejala flu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga Kasus Campak 2026 di Indonesia Melonjak, Puluhan KLB Terjadi – Kenali Gejala dan Pencegahannya


Klinik Vaksin RS Roemani Muhammadiyah Semarang


Lokasi dan Informasi Layanan

📍 Instalasi Poli Eksekutif Yusuf – RS Roemani Muhammadiyah Semarang
Jl. Wonodri No 22, Semarang
☎️ (024) 8444625 / 8444626
📱 WhatsApp Customer Service: 089531464260

📅Cek jadwal Poliklinik RS Roemani

📅 Pendaftaran Online RS Roemani


Buka
Senin - Jumat     07.00 - 21.00
Sabtu                  07.00 - 19.00


Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang

Rumah Sehat Keluarga Islami


Referensi

  • World Health Organization. (2023). Measles. Geneva: WHO.
  • Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Measles (Rubeola). Atlanta: CDC.
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Campak dan Rubella. Jakarta: Kemenkes RI.
  • Moss, W. J. (2017). Measles. The Lancet, 390(10111), 2490–2502.

 

 

Oleh : Amaliarf

Tags:
campak pada orang dewasa gejala campak pada orang dewasa ciri ciri campak pada orang dewasa ruam campak pada orang dewasa komplikasi campak pada orang dewasa vaksin campak untuk orang dewasa

Tidak ada Komentar

Komentar Baru