EDISI II – GAYA HIDUP DAN PEMBENTUKKAN BATU

GAYA HIDUP DAN PEMBENTUKKAN BATU

Oleh Prof. Dr. dr. H. Rifki Muslim, SpB, SpU

Selain factor – factor intrinsic seperti genetic, ras, umur dan jenis seks, pembentukan batu saluran kemih juga dipengaruhi oleh factor ekstrinsik seperti geografi, iklim daerah tempat tinggal dan lain – lain serta gaya hidup dari masing – masing individu
Pekerjaan
Pada penelitian diketahui orang – orang yang pekerjaannya banyak duduk dan kurang bergerak lebih sering terkena batu saluran kemih disbanding orang yang pekerjaannya banyak gerak atau kerja fisik. Penelitian lain pada angkatan laut Inggris diketahui para perwira yang banyak duduk dikantor lebih sering terkena batu disbanding para prajurit yang banyak melakukan latihan atau kerja fisik. Pada penelitian lain ditemukan penderita batu saluran kemih lebih banyak secara bermakna pada pegawai kantor dan manajer disbanding pekerja kasar.
Stress
Diketahui pada orang – orang yang menderita stes jiwanya dalam jangka lama, dapat menaikkan kemungkinan terjadinya batu saluran kemih. Penelitian Najem pada 200 orang penderita batu saluran kemih dengan 200 orang sebagai control ( case control study ) ternyata hasilnya stress kejiwaan penderita batu lebih banyak secara bermakna disbanding orang yang tidak mempunyai batu.
Secara pasti kenapa stes bisa menimbulkan batu saluran kemih belum dapat ditentukan secara pasti tetapi diketahui pada orang yang stress dapat mengalami hipertensi, daya tahan tubuh rndah dan kekacauan metabolism yang memungkinkan kenaikan terjadinya batu saluran kemih.
Olahraga
Secara khusus penelitian untuk mengetahui hubungan antara olahraga dan kemungkinan timbul batu belum ada, tetapi memang telah terbukti batu saluran kemih lebih jarang terjadi pada orang yang bekerja secara fisik / manual disbanding dengan orang yang bekerja dikantor dan lebih banyak duduk. Oleh karena itu logikanya pada orang yang banyak olahraga kemungkinan terkena batu saluran kemih juga lebih sedikit.
Kegemukan
Pada penelitian kasus batu kalsium oksalat yang idiopatik didapatkan 59,2% terkena kegemukan. Pada penelitian lain orang laki – laki yang berat badannya naik 15,9 kg dari erat badan waktu umur 21 tahun, maka resiko relative (RR) terkena batu saluran kemih yaitu 1,39. Pada wanita yang berat badannya naik 15,9 kg dari berat badan waktu berumur 18 tahun, RRnya = 1,70. Hal ini disebabkan pada orang yang gemuk pH air kemih turun, kadar asam urat, oksalat dan kalsium naik dalam air kemih

Kebiasaan menahan kencing
Kebiasaaan menahan kencing akan menimbulkan stasis air kemih yang dapat berakibat timbulnya infeksi saluran kemih (ISK). Pada ISK yang disebabkan kuman pemecah urea ( Urea Splitting Bacteria ) sangat mudah menimbulkan jenis batu struvit. Selain itu dengan adanya statis urine maka dapat terjadi pengendapan kristal yang terjadi.

POLA MAKAN DAN PEMBENTUKKAN BATU

Makanan
Makanan dan minuman berpengaruh besar pada ekskresi bahan pembentuk batu dalam air kemih. Makan banyak bahan yang mengandung asam urat, oksalat, kalsium, fosfat dan lain – lain dapat meningkatkan kadar bahan tersebut dalam air kemih yang berakibat timbulnya batu saluran kemih. Demikian juga minuman, ada yang merangsang terjadinya batu saluran kemih, ada pula yang dapat mengurangi kemungkinan tersebut.

Minuman
Air sangat penting dalam proses pembentukkan batu saluran kemih, sebab bila kekurangan air minum maka dapt terjadi supersaturasi bahan pembentuk batu dalam air kemih yang terjadi dengan akibat terjadi kristalisasi. Dianjurkan minum air 2 – 2.5 liter per hari atauminum 250 ml air tiap 4 jam ditambah 250 ml tiap kali makan untuk mencegah terbentuknya batu saluran kemih. Ada pula ahli yang menganjurkan air kemih yang dihasilkan minimal 2 liter per 24 jam. Diusahakan agar keseimbangan air dalam tubuh seperti dalam tabel dibawah ini

TABEL1

Ternyata jumlah air yang diminum berpengaruh terhadap pembentukkan batu saluran kemih yang ditunjukkan dengan resiko relatif (RR) seperti pada penelitian Assimos yang dapat dilihat pada tabel dibawah ini

TABEL 2

Jenis Manakan
Jenis makanan tentu berpengaruh terhadap pembentukkan batu saluran kemih seperti diuraikan dibawah ini
Protein
Kebutuhan protein untuk hidup normal per hari 600 mk/kg berat badan, bila berlebihan maka resiko terbentuk batu saluran kemih naik. Protein hewan akan menurunkan keasaman (pH) air kemih sehingga bersifat asam, maka protein hewan termasuk go-logan “achid-ash-food”. Akibatnya reabsorbsi kalsium dalam tubulus berkurang sehingga kadar kalsium air kemih naik.
Selain itu hasil metabolisme protein akan menyebabkan kadar sitrat air kemih turun, kadar asam urat dalam darah dan air kemih anaik. Keasaman (pH) air kemih penting sekali, karena batu kalsium oksalat yang merupakan jenis batu terbanyak terbentuk pada air kemih pH 5,2.
Konsumsi protein hewani berlabihan dapat juga menimbulkan kenaikan kadar cholesterol dan memicu terjadinya hipertensi. Maka berdasarkan hal – hal tersebut diatas jelas konsumsi protein hewani berlebihan dapat menimbulkan terjadinya batu saluran kemih.
Sumber protein hewan yang banyak dikonsumsi ialah telur, sarden, jerohan, keho dan daging. Protein yang berasal tumbuh – tumbuhan tidak menurunkan pH dan menaikkan kalsium air kemih. Berdasar hal tersebut maka mengkonsumsi protein hewani berlebihan tidak baik karena memudahkan timbul batu kemih.
Lemak
Konsumsi lemak berlebihan akan menaikkan kadar oksalat air kemih, sehingga memudahkan timbulnya batu kalsium oksalat ginjal. Hal ini disebabkan lemak dalam makanan akan meningkat kalsium bebas dilumen usus dan lemak mengandung asam arakidonat.hal tersebut akan berakibat penyerapan oksalat meningkat sehingga menimbulkan kenaikan kadar oksalat air kemih. Selain itu konsumsi lemak berlebihan dapat menaikkan kadar kolesterol yang juga dapat menimbulkan batu saluran kemih. Orang – orang yang terbiasa mengkonsumsi lemak dalam jumlah yang banyak, harus hati – hati akan timbulnya batu saluran kemih.
Sayuran
Sebagian besar sayuran menyebabkan pH air kemih naik (“alkali-ash-food”) sehingga menguntungkan karena tidak memicu terjadinya batu kalsium oksalat yang merupakan jenis terbanyak batu saluran kemih. Selain itu sayuran mengandung banyak serat yang bisa mengurangi penyerapan kalsium dalam usus, sehingga mengurangi kadar kalsium air kemih yang berakibat menurunkan terjadinya batu saluran kemih.
Buah
Sebagian besar buah merupakan “alkali-ash-food” yang penting untuk mencegah timbulnya batu saluran kemih. Hanya sedikit buah yang bersifat “acid-ash-food” seperti kismis dan kranberi. Banyak jenis buah yang mengandung sitrat terutama golongan heruk yang penting sekali untuk mencegah timbulnya batu saluran kemih karena sitrat merupakan inhibitor yang paling kuat. Pada penelitian ternyata jeruk nipis lebih banyak kandungan sitratnya dibanding jeruk lemon. Oleh karena itu, konsumsi buah akan memperkecil kemungkinan terjadinya saluran kemih
Serat (fiber)
Pada orang yang banyak mengkonsumsi serat (fiber) kemungkinan terkena batu lebih kecil dari mereka yang dietnya kurang serat. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor yaitu : serat akan mengikat kalsium dilumen usus sehingga penyerapan kurang, serat akan mengurangi waktu transit makanan dalam usus sehingga lebih sering defikasi dengan akibat penyerapan bahan pembentuk batu berkurang dan serat akan mengubah suasana dalam lumen usus sehingga daya serap terhadap kalsiumberkurang.
Pada suatu penelitian di Semarang, diketahui pemberian diet tinggi serat akan menurunkan kadar kalsium, menaikkan volume dan menaikkan pH air kemih dibandingkan diet rendah serat. Oleh karena itu konsumsi serat penting utnuk mencegah terjadinya batu saluran kemih.

Makanan Suplemen
Makanan suplemen baik yang berbentuk padat maupun cair dapat berpengaruh terhadap pembentukan batu saluran kemih. Suplemen yang mengandung vitamin C dosis tinggi yang dikatakan baik untuk mengobati flu dan lain – lain, bila dikonsumsi jangka lama dapat berbahaya, sebab vitamin C akan diubah dalam tubuh menjadi oksalat ( 35% dari oksalat endogen). Kenaikan kadar oksalat berbahaya karena dapat menjadi batu kalsium bila dikonsumsi diluar waktu makan, dan tidak berbahaya bila dikonsumsi segera diikuti makan atau segera setelah makan
Junk – food
Istilah junk – food diberikan kepada makanan modern dari dunia Barat seperti ayam goreg yang jenis dan cara masaknya tertentu, jenis burger, pizza dan lain – lainyang dipandang dari segi kesehatan bermutu rendah karena mengandung lemak dan protein hewan terlalu banyak, mungkin bahan kimia tertentu serta sayuran/serat yang sangat sedikit. Konsumsi berlebihan lemak dan protein hewani serta kurang sayuran/serat dapat memicu terjadinya batu saluran kemih, tetapi penelitian langsung mengenai hal ini belum ada. Oleh karena itu kebiasaan mengkonsumsi junk – food kemungkinan dapat berakibat timbulnya batu saluran kemih.
Ikan Laut
Pada penelitian terhadap bangsa Eskimo ternyata prevalensi penderita batu slauran kemih sangat rendah dan pada penelitian lebih lanjut mereka banyak sekali meng-konsumsi ikan laut tipa hari yang banyak mengandung zat eicosa pentaenoic acid(EPA) yang penting karena dapat mencegah sekresi kalsium ke dalam air kemih. Pada penelitian lebih lanjut pemberian minya ikan yang mengandung zat tersebut terbukti mengurangi kemungkinan timbulnya batu saluran kemih. Berdasarkan hal tersebut atas makana sumber protein hewan terbaik yaitu ikan laut/air tawar.

PENGARUH OBAT

Beberapa obat dan jamu berpengaruh pada pembentukkan batu slauran kemih. Dibawah ini beberapa contoh obat yang berpengaruh

1. Obat Sulfa
Obat yang mengandung sulfa sepertu sulfametoksasol, sulfaguanidin yang merupakan antibiotik dapat mengendap menjadi batu ginjal dan ereter bila dikonsumsi dalam keadaan dehidrasi

2. Antibiotik
Penggunaan antibiotik jangka lama dapat membunuh bakteri pemakan oksa;at dalam usus (oxalobacter formigenes) sehingga kadar oksalat dalam air kemih naik dan terjadi batu kalsium oksalat.

3. Obat Hipertensi
Obat anti hipertensi yang mengandung triamterene pada evaluasi lebih lanjut pemakaian obat jenis ini dapat menimbulkan batu jenis triamterene

4. Obat AIDS
Obat AIDS jenis indiavir yang dapat membunuh virus HIV penyebab AIDS ternyata dapat mengendal menjadi batu ginjal
5. Jamu
Jamu atau obat herbal merupakan obat tradisional yang umumnya dipakai berdasarkan pengetahuan empirik. Bentuknya dapat berupa bubuk atau rebusan tanaman tersebut dan dosisnya hanya berdasar pemikiran saja. Tanaman yang sering digunakan untuk mengobati atau mencegah terbentuknya batu saluran kemih misalnya daun kumis kucing (Orthosiphon), tempuyung dan daun meniran. Penelitian dan publikasi mengenai hal ini masih jarang sekali.


Notice: compact(): Undefined variable: limits in /var/www/vhosts/rsroemani.com/httpdocs/rv2/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 853

Notice: compact(): Undefined variable: groupby in /var/www/vhosts/rsroemani.com/httpdocs/rv2/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 853

Notice: compact(): Undefined variable: limits in /var/www/vhosts/rsroemani.com/httpdocs/rv2/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 853

Notice: compact(): Undefined variable: groupby in /var/www/vhosts/rsroemani.com/httpdocs/rv2/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 853

1 Komentar


    Notice: compact(): Undefined variable: limits in /var/www/vhosts/rsroemani.com/httpdocs/rv2/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 853

    Notice: compact(): Undefined variable: groupby in /var/www/vhosts/rsroemani.com/httpdocs/rv2/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 853

Tulis Komentar




Copyright © 2019 RS Roemani Muhammadiyah Semarang - Milik Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang